icon play ayat

ٱلَّذِينَ ٱسْتَجَابُوا۟ لِلَّهِ وَٱلرَّسُولِ مِنۢ بَعْدِ مَآ أَصَابَهُمُ ٱلْقَرْحُ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ مِنْهُمْ وَٱتَّقَوْا۟ أَجْرٌ عَظِيمٌ

اَلَّذِيْنَ اسْتَجَابُوْا لِلّٰهِ وَالرَّسُوْلِ مِنْۢ بَعْدِ مَآ اَصَابَهُمُ الْقَرْحُ ۖ لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا اَجْرٌ عَظِيْمٌۚ

allażīnastajābụ lillāhi war-rasụli mim ba'di mā aṣābahumul-qar-ḥu lillażīna aḥsanụ min-hum wattaqau ajrun 'aẓīm
(Yaitu) orang-orang yang mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan diantara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar.
Those [believers] who responded to Allah and the Messenger after injury had struck them. For those who did good among them and feared Allah is a great reward -
icon play ayat

ٱلَّذِينَ

اَلَّذِيۡنَ

orang-orang yang

Those who

ٱسْتَجَابُوا۟

اسۡتَجَابُوۡا

(mereka) memperkenankan/mentaati

responded

لِلَّهِ

لِلّٰهِ

kepada Allah

to Allah

وَٱلرَّسُولِ

وَالرَّسُوۡلِ

dan Rasul

and the Messenger

مِنۢ

مِنۡۢ

dari

from

بَعْدِ

بَعۡدِ

setelah

after

مَآ

مَاۤ

apa

what

أَصَابَهُمُ

اَصَابَهُمُ

menimpa mereka

befell them

ٱلْقَرْحُ ۚ

الۡقَرۡحُ  ۛؕ

luka

the injury

لِلَّذِينَ

لِلَّذِيۡنَ

bagi orang-orang yang

for those who

أَحْسَنُوا۟

اَحۡسَنُوۡا

(mereka) berbuat baik

did good

مِنْهُمْ

مِنۡهُمۡ

dari/diantara mereka

among them

وَٱتَّقَوْا۟

وَاتَّقَوۡا

dan mereka bertakwa

and feared Allah

أَجْرٌ

اَجۡرٌ

pahala

(is) a reward

عَظِيمٌ

عَظِيۡمٌ​ۚ‏

yang besar

great

١٧٢

١٧٢

(172)

(172)

Asbabun Nuzul Ayat 172

    Ibnu jarir meriwayatkan dari jalur al-Aufi dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Sesungguhnya Allah memasukkan ketakutan ke dalam hati Abu Sufyan pada perang Uhud hingga ia memutuskan untuk pulang ke Mekah. Nabi Muhammad bersabda, “Sesungguhnya Abu sufyan telah menang sedikit di atas kalian, lalu ia memutuskan untuk pulang dan Allah memasukkan ketakutan di dalam hatinya. “Perang Uhud terjadi di bulan Syawal. Sedangkan para pedagang datang ke Madinah pada bulan Dzulqa’dah. Lantas mereka singgah di Badar ash-Shugra. Sesungguhnya mereka datang setelah perang Uhud ketika kaum Muslimin kalah. Mereka pun mengeluhkan hal itu. Selanjutnya Nabi Muhammad mengajak orang-orang untuk berangkat bersama beliau.”

    Tiba-tiba setan datang dan menakut-nakuti. Setan berkata, “Sesungguhnya orang-orang sudah berkumpul untuk menyerang kalian.” Orang-orang pun menolak ajakan Nabi  untuk mengejar Abu Sufyan.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya akan pergi meskipun tidak ada seorangpun yang mengikutiku.” Lantas ikutlah bersama beliau Abu Bakar, Umar, Utsma, Ali, az-Zubair, Sa’ad, Thalhah, Abdurrahman bin Auf, abdullah bin Mas’ud, Hudzdalifah bin Yaman, dan Abu Udaibah bin Jarrah bersama tujuh puluh orang lelaki. Mereka pun mengejar Abu Sufyan. Mereka mengejarnya hingga tiba di ash- Shafra. Lantas Allah menurunkan, “yaitu orang-orang yang menaati perintah Allah dan Rasul.”

    Ath- Thabrani meriwayatkan dengan sanad sahih dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Saat kaum musyirikin kembali dari Uhud. Mereka berkata, “Kalian tidak bisa membunuh Muhammad dan juga tidak bisa memboyong wanita-wanita belia. Buruk sekali apa yang telah kalian lakukan. Kembalillah!” Rasulullah mendengar iyu lalu mengajak kaum Muslimin. Mereka pun meresponnya hingga tiba di Hamra al-Asad atau sumur Abu Utbah. Lantas Allah menurunkan, “yaitu) orang-orang yang menaati (perintah) Allah dan Rasul.”

    Abu Sufyan berkata kepada Nabi Muhammad , “Tempat kita bertemu lagi adalah pada waktu dan tempat perang Badar ketika kalian membunuh sahabat-sahabat kami.” Adapun pengecut, ia pulang. Sedangkan pemberani mempersiapkan perlengkapan perang dan perdagangan lalu mendatanginya, tetapi tidak menemukan seorangpun di sana. Mereka pun berniaga di pasar. Lantas Allah menurunkan, “Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah.”

Ibnu Mardawih, meriwayatkan dari Abu Rafi’ bahwa Nabi Muhammad mengutus Ali bersama beberapa orang untuk mencari Abu Sufyan lalu mereka bertemu dengan seorang Arab badui dari kabilah Khuza’ah. Ia berkata, “Sesungguhnya kaum (Quraisy) telah berkumpul untuk menyerang kalian.” Mereka berkata, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik penolong.” Lantas turunlah ayat tersebut pada mereka.

laptop

Ali 'Imran

Ali 'Imran

''