icon play ayat

وَأَمَّا ٱلْقٰسِطُونَ فَكَانُوا۟ لِجَهَنَّمَ حَطَبًا

وَاَمَّا الْقَاسِطُوْنَ فَكَانُوْا لِجَهَنَّمَ حَطَبًاۙ

wa ammal-qāsiṭụna fa kānụ lijahannama ḥaṭabā
Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.
But as for the unjust, they will be, for Hell, firewood.'
icon play ayat

وَأَمَّا

وَاَمَّا

dan adapun

And as for

ٱلْقَـٰسِطُونَ

الۡقٰسِطُوۡنَ

orang-orang yang sesat/menyimpang dari kebebasan

the unjust

فَكَانُوا۟

فَكَانُوۡا

maka mereka adalah/menjadi

they will be

لِجَهَنَّمَ

لِجَهَنَّمَ

untuk neraka Jahannam

for Hell

حَطَبًۭا

حَطَبًا ۙ‏

kayu bakar

firewood

١٥

١٥

(15)

(15)

Tafsir al-Jalalayn

Tafsir Ayat 15

(Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahanam.") atau sebagai bahan bakarnya. Dhamir anna dan annahum serta annahu yang terdapat pada dua belas tempat kembali kepada jin. Dan firman-Nya, "Wa innaa minnal muslimuuna wa minnal qaasithuuna," dibaca kasrah huruf hamzahnya, yaitu innaa berarti merupakan jumlah isti'naf atau kalimat baru. Jika dibaca fathah yaitu menjadi anna berarti kedudukannya disamakan dengan kalimat-kalimat sebelumnya.

laptop

Al-Jinn

Al-Jinn

''