icon play ayat

قَالَتْ إِحْدَىٰهُمَا يٰٓأَبَتِ ٱسْتَـْٔجِرْهُ ۖ إِنَّ خَيْرَ مَنِ ٱسْتَـْٔجَرْتَ ٱلْقَوِىُّ ٱلْأَمِينُ

قَالَتْ اِحْدٰىهُمَا يٰٓاَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ ۖاِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْاَمِيْنُ

qālat iḥdāhumā yā abatista`jir-hu inna khaira manista`jartal-qawiyyul-amīn
Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: "Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya".
One of the women said, "O my father, hire him. Indeed, the best one you can hire is the strong and the trustworthy."
icon play ayat

قَالَتْ

قَالَتۡ

berkata

Said

إِحْدَىٰهُمَا

اِحۡدٰٮہُمَا

salah seorang dari keduanya

one of them

يَـٰٓأَبَتِ

يٰۤاَبَتِ

wahai ayahku

O my father

ٱسْتَـْٔجِرْهُ ۖ

اسْتَاْجِرۡهُ​

ambillah upahan dia (sebagai buruh)

Hire him

إِنَّ

اِنَّ

sesungguhnya

Indeed

خَيْرَ

خَيۡرَ

lebih baik

(the) best

مَنِ

مَنِ

orang

whom

ٱسْتَـْٔجَرْتَ

اسۡتَـاْجَرۡتَ

engkau ambil upahan (sebagai buruh)

you (can) hire

ٱلْقَوِىُّ

الۡقَوِىُّ

yang kuat

(is) the strong

ٱلْأَمِينُ

الۡاَمِيۡنُ‏

dapat dipercaya

the trustworthy

٢٦

٢٦

(26)

(26)

Tafsir al-Jalalayn

Tafsir Ayat 26

(Salah seorang dari kedua wanita itu berkata) yakni wanita yang disuruh menjemput Nabi Musa yaitu yang paling besar atau yang paling kecil ("Ya bapakku! Ambillah dia sebagai orang yang bekerja pada kita) sebagai pekerja kita, khusus untuk menggembalakan kambing milik kita, sebagai ganti kami (karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja pada kita ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya") maksudnya, jadikanlah ia pekerja padanya, karena dia adalah orang yang kuat lagi dapat dipercaya. Lalu Nabi Syuaib bertanya kepada anaknya tentang Nabi Musa. Wanita itu menceritakan kepada bapaknya semua apa yang telah dilakukan oleh Nabi Musa, mulai dari mengangkat bata penutup sumur, juga tentang perkataannya, "Berjalanlah di belakangku". Setelah Nabi Syuaib mengetahui melalui cerita putrinya bahwa ketika putrinya datang menjemput Nabi Musa, Nabi Musa menundukkan pandangan matanya, hal ini merupakan pertanda bahwa Nabi Musa jatuh cinta kepada putrinya, maka Nabi Syuaib bermaksud mengawinkan keduanya.

laptop

Al-Qasas

Al-Qasas

''