icon play ayat

أَطَّلَعَ ٱلْغَيْبَ أَمِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحْمٰنِ عَهْدًا

اَطَّلَعَ الْغَيْبَ اَمِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمٰنِ عَهْدًا ۙ

aṭṭala'al-gaiba amittakhaża 'indar-raḥmāni 'ahdā
Adakah ia melihat yang ghaib atau ia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah?,
Has he looked into the unseen, or has he taken from the Most Merciful a promise?
icon play ayat

أَطَّلَعَ

اَطَّلَعَ

adakah ia melihat

Has he looked

ٱلْغَيْبَ

الۡغَيۡبَ

yang gaib

(into) the unseen

أَمِ

اَمِ

atau

or

ٱتَّخَذَ

اتَّخَذَ

ia mengambil

has he taken

عِندَ

عِنۡدَ

disisi

from

ٱلرَّحْمَـٰنِ

الرَّحۡمٰنِ

Yang Maha Pengasih

the Most Gracious

عَهْدًۭا

عَهۡدًا ۙ‏

perjanjian

a promise

٧٨

٧٨

(78)

(78)

Tafsir al-Jalalayn

Tafsir Ayat 78

(Adakah dia melihat yang gaib) apakah dia mengetahuinya sehingga ia berani mengatakan, bahwa dia akan diberi seperti apa yang dikatakannya itu. Lafal Aththala'a ini disebabkan sudah cukup hanya dengan memakai Hamzah Istifham, maka Hamzah Washalnya dibuang (atau ia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah?) sehingga ia berani mengatakan, bahwa Allah akan memberikan kepadanya apa yang telah dikatakannya itu.

laptop

Maryam

Maryam

''