icon play ayat

قَالُوا۟ رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَآلِّينَ

قَالُوْا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَاۤلِّيْنَ

qālụ rabbanā galabat 'alainā syiqwatunā wa kunnā qauman ḍāllīn
Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat.
They will say, "Our Lord, our wretchedness overcame us, and we were a people astray.
icon play ayat

قَالُوا۟

قَالُوۡا

mereka berkata

They (will) say

رَبَّنَا

رَبَّنَا

ya Tuhan kami

Our Lord

غَلَبَتْ

غَلَبَتۡ

telah mengalahkan/menguasai

Overcame

عَلَيْنَا

عَلَيۡنَا

atas kami

[on] us

شِقْوَتُنَا

شِقۡوَتُنَا

kecelakaan/kejahatan kami

our wretchedness

وَكُنَّا

وَكُنَّا

dan kami adalah/menjadi

and we were

قَوْمًۭا

قَوۡمًا

kaum

a people

ضَآلِّينَ

ضَآلِّيۡنَ‏ 

orang-orang yang sesat

astray

١٠٦

١٠٦

(106)

(106)

Tafsir al-Jalalayn

Tafsir Ayat 106

(Mereka berkata, "Ya Rabb kami! Kami telah dikuasai oleh kejahatan kami) menurut qiraat yang lain dibaca Syaqawatunaa, keduanya merupakan Mashdar dan bermakna sama, yaitu kejahatan kami (dan adalah kami orang-orang yang sesat) dari jalan petunjuk.

laptop

Al-Mu’minun

Al-Mu’minun

''