icon play ayat

فَمَنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ ٱلْكَذِبَ مِنۢ بَعْدِ ذٰلِكَ فَأُو۟لٰٓئِكَ هُمُ ٱلظّٰلِمُونَ

فَمَنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ الْكَذِبَ مِنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

fa maniftarā 'alallāhil-każiba mim ba'di żālika fa ulā`ika humuẓ-ẓālimụn
Maka barangsiapa mengada-adakan dusta terhadap Allah sesudah itu, maka merekalah orang-orang yang zalim.
And whoever invents about Allah untruth after that - then those are [truly] the wrongdoers.
icon play ayat

فَمَنِ

فَمَنِ

maka barang siapa

Then whoever

ٱفْتَرَىٰ

افۡتَرٰى

mengada-adakan

fabricates

عَلَى

عَلَى

atas/terhadap

about

ٱللَّهِ

اللّٰهِ

Allah

Allah

ٱلْكَذِبَ

الۡكَذِبَ

dusta

[the] lie

مِنۢ

مِنۡۢ

dari

from

بَعْدِ

بَعۡدِ

sesudah

after

ذَٰلِكَ

ذٰ لِكَ

itu/demikian

that

فَأُو۟لَـٰٓئِكَ

فَاُولٰٓٮِٕكَ

maka mereka itu

then those

هُمُ

هُمُ

mereka

they

ٱلظَّـٰلِمُونَ

الظّٰلِمُوۡنَ‏

orang-orang yang dzalim

(are) the wrongdoers

٩٤

٩٤

(94)

(94)

Tafsir al-Jalalayn

Tafsir Ayat 94

(Maka barang siapa yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah sesudah itu) setelah terbukti bahwa diharamkan unta itu ialah dari pihak Yakub bukan di masa Ibrahim (mereka orang-orang yang aniaya) artinya melampaui batas kebenaran hingga jatuh dalam kebatilan.

laptop

Ali 'Imran

Ali 'Imran

''