أَفِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ أَمِ ٱرْتَابُوٓا۟ أَمْ يَخَافُونَ أَن يَحِيفَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ وَرَسُولُهُۥ ۚ بَلْ أُو۟لٰٓئِكَ هُمُ ٱلظّٰلِمُونَ
اَفِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ اَمِ ارْتَابُوْٓا اَمْ يَخَافُوْنَ اَنْ يَّحِيْفَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ وَرَسُوْلُهٗ ۗبَلْ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ ࣖ
a fī qulụbihim maraḍun amirtābū am yakhāfụna ay yaḥīfallāhu 'alaihim wa rasụluh, bal ulā`ika humuẓ-ẓālimụn
Apakah (ketidak datangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim.
Is there disease in their hearts? Or have they doubted? Or do they fear that Allah will be unjust to them, or His Messenger? Rather, it is they who are the wrongdoers.
أَفِى
اَفِىۡ
apakah dalam
Is (there) in
قُلُوبِهِم
قُلُوۡبِهِمۡ
hati mereka
their hearts
مَّرَضٌ
مَّرَضٌ
penyakit
a disease
أَمِ
اَمِ
ataukah
or
ٱرْتَابُوٓا۟
ارۡتَابُوۡۤا
mereka ragu-ragu
do they doubt
أَمْ
اَمۡ
ataukah
or
يَخَافُونَ
يَخَافُوۡنَ
mereka takut
they fear
أَن
اَنۡ
bahwa
that
يَحِيفَ
يَّحِيۡفَ
berlaku tidak adil/zalim
Allah will be unjust
ٱللَّهُ
اللّٰهُ
Allah
Allah will be unjust
عَلَيْهِمْ
عَلَيۡهِمۡ
atas mereka
to them
وَرَسُولُهُۥ ۚ
وَرَسُوۡلُهٗؕ
dan Rasul-Nya
and His Messenger
بَلْ
بَلۡ
sebenarnya
Nay
أُو۟لَـٰٓئِكَ
اُولٰٓٮِٕكَ
mereka itu
those
هُمُ
هُمُ
mereka
[they]
ٱلظَّـٰلِمُونَ
الظّٰلِمُوۡنَ
orang-orang yang zalim
(are) the wrongdoers
٥٠
٥٠
(50)
(50)
Tafsir al-Jalalayn
Tafsir Ayat 50
(Apakah di dalam hati mereka ada penyakit) yakni kekafiran (atau karena mereka ragu-ragu) mereka meragukan kenabiannya (ataukah karena mereka takut kalau-kalau Allah dan Rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka?) di dalam peradilan, yakni mereka diperlakukan secara aniaya di dalamnya. Tidak (sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim) karena mereka berpaling dari peradilan itu.